APRESIASI PENGABDIAN EMPAT DEKADE, WAKIL KETUA MA YUDISIAL PIMPIN WISUDA PURNABAKTI KETUA PTA BENGKULU
Bengkulu — Humas: Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial, Suharto, S.H., M.Hum. memimpin prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bengkulu, Dr. Ahmad Fathoni, S.H., M.Hum. Momen pelepasan ini menandai berakhirnya masa tugas kedinasan selama lebih dari empat dekade di dunia peradilan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua MA Bidang Yudisial menekankan bahwa purnabakti bagi seorang hakim bukanlah titik henti sebuah pengabdian. Jabatan boleh berakhir secara administratif, namun nilai-nilai yang dibawa selama bertugas akan terus hidup di tengah masyarakat.
"Setiap perjalanan pengabdian memiliki titik awal dan titik akhir, namun sesungguhnya bagi seorang aparatur peradilan, pengabdian tidak pernah benar-benar berakhir. Ia hanya berganti bentuk dari yang semula berada di ruang-ruang persidangan di balik meja jabatan, menjadi keteladanan hidup di tengah masyarakat," ujar Wakil Ketua MA Bidang Yudisial.
Pimpinan Mahkamah Agung menilai Dr. Ahmad Fathoni sebagai sosok pemimpin yang mampu menjaga integritas di tengah kompleksitas perkara peradilan agama. Peradilan agama, menurutnya, bukan sekadar urusan yuridis, melainkan sangat menyentuh aspek religius dan spiritualitas umat, mulai dari persoalan rumah tangga hingga ekonomi syariah.
"Purnabakti bukanlah akhir dari nilai pengabdian, justru titik inilah nilai-nilai yang telah dibangun bertahun-tahun akan diuji dalam kehidupan yang lebih luas. Keteladanan, kesederhanaan, kejujuran, dan kebijaksanaan yang selama ini terasah di lingkungan peradilan kini menjadi bekal untuk terus memberi manfaat," tegas Wakil Ketua MA Bidang Yudisial.
Dr. Ahmad Fathoni disebutnya menutup lembaran kariernya dengan catatan yang mengesankan. Ia mengapresiasi keberhasilannya melewati "etape panjang" tanpa noda hitam dalam memimpin pengadilan tingkat banding sebagai "garda depan" yang dipercaya pimpinan MA untuk mengawal kebijakan di berbagai daerah.
Menilik rekam jejaknya, Dr. Ahmad Fathoni memulai pengabdian sebagai Calon Hakim di PA Ketapang pada 1 Maret 1984. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PA Tangerang pada tahun 2005 sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Hakim Tinggi di berbagai wilayah seperti Palembang, Bandar Lampung, Banten, hingga Jakarta.
Kepercayaan besar pimpinan MA terlihat dari penugasannya sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama sebanyak empat kali, yakni di Jayapura pada tahun 2020, Bangka Belitung pada 2021, Bandar Lampung satu tahun setelahnya, dan Banten pada tahun 2022. Puncak kariernya diraih saat menjabat sebagai Ketua PTA Papua Barat pada 2023, sebelum akhirnya mengakhiri masa bakti sebagai Ketua PTA Bengkulu yang dijabatnya sejak 2 Juli 2025. (sk/ds/RS/Photo:sno)