Lambang Mahkamah Agung Republik Indonesia
Lambang Mahkamah Agung Republik Indonesia
Berita / Kamis, 30 April 2026 17:25 WIB / Satria Kusuma

SEKRETARIS MA TEKANKAN INTEGRITAS HINGGA REKAM JEJAK DALAM SELEKSI JPT

SEKRETARIS MA TEKANKAN INTEGRITAS HINGGA REKAM JEJAK DALAM SELEKSI JPT

Jakarta — Humas: Mahkamah Agung (MA) RI resmi membuka tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya dan Pratama Tahun Anggaran 2026. Acara pembukaan ini dilaksanakan di Jakarta pada Selasa (28/4) dipimpin langsung oleh Sekretaris Mahkamah Agung, Sugiyanto, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Sugiyanto menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan langkah krusial untuk menjamin kualitas kepemimpinan di lingkungan peradilan. Ia menekankan bahwa pemilihan pejabat tidak hanya melihat sisi formalitas semata.

 "Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, integritas, serta rekam jejak kinerja," ujar Sugiyanto dalam naskah sambutannya.

Tahapan SKB kali ini difokuskan pada tiga instrumen utama, yakni penulisan makalah, presentasi, dan wawancara untuk menguji aspek teknis para peserta. Sekretaris MA mengingatkan para peserta untuk memberikan performa maksimal, mengingat tahapan ini memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kelulusan.

"Perlu saya sampaikan bahwa Seleksi Kompetensi Bidang ini memiliki bobot penilaian terbesar, yaitu 35% dibandingkan dengan tahapan seleksi lainnya," kata Sugiyanto.

Selain seleksi terbuka, Mahkamah Agung juga menyelenggarakan Uji Kompetensi bagi JPT Pratama dari Eselon II.b ke Eselon II.a sebagai bagian dari pola pembinaan karier aparatur di internal MA.

Proses seleksi yang dijadwalkan berlangsung hingga 1 Mei 2026 ini melibatkan tim penguji dari unsur internal maupun eksternal Mahkamah Agung. Melalui rangkaian tes yang ketat, MA berharap dapat menjaring figur-figur yang mampu mendukung transformasi peradilan di Indonesia. Sugiyanto berharap agar kegiatan ini dapat menghasilkan calon pimpinan yang memiliki visi jelas dan komitmen tinggi.

 "Melalui Seleksi Kompetensi Bidang ini, diharapkan dapat diperoleh calon-calon pimpinan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat, visi yang jelas, serta komitmen dalam mewujudkan peradilan yang modern, transparan, dan akuntabel," tuturnya.

Rangkaian seleksi ini nantinya akan mengerucut pada penetapan tiga besar peserta terbaik untuk masing-masing jabatan yang dilamar, berdasarkan akumulasi nilai yang objektif dan akuntabel.

Adapun peserta seleksi terdiri dari 4 calon Kepala Badan Pengawasan, 3 calon Inspektur Wilayah II Badan Pengawasan, 3 calon Inspektur Wilayah IV Badan Pengawasan, 7 calon Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Tata Usaha Negara, 5 calon Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peradilan Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan, serta 11 calon Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung. (sk/ds/RS/Photo:sno,kdr,alf)




Kantor Pusat